Rabu, 10 Juni 2009

ANAK CERDAS KARENA

Brain Gym : Senam Otak

Brain Gym : Senam Otak

Apakah senam otak itu

Senam otak adalah latihan yang terangkai atas gerakan-gerakan tubuh yang dinamis dan menyilang. Senam ini mendorong keseimbangan aktivitas kedua belahan otak secara bersamaan. Diharapkan, potensi kedua belahan otak akan seimbang sehingga kecerdasan anak pun menjadi maksimal.

PENELITIAN membuktikan bahwa pengalaman dan rangsangan yang diterima pada tahun pertama kehidupan akan berpengaruh pada perkembangan dan fungsi otaknya di kemudian hari.


Bayi yang mendapat rangsangan secara tepat dan berkesinambungan tentu akan mempengaruhi perkembangan otaknya. Dengan begitu diharapkan perkembangan fisik, mental, dan intelektualnya akan melampaui kemampuan dasar atau potensi genetiknya.

SEJAK tahun 2001 sudah ditemukan senam otak yang bisa mengoptimalkan perkembangan dan potensi otak. Otak terbagi menjadi dua, otak belahan kanan dan otak belahan kiri. Otak kanan berfungsi untuk intuitif, merasakan, bermusik, menari, kreatif, melihat keseluruhan, dan ekspresi badan. Sedangkan otak belahan kiri bertugas untuk berpikir logis dan rasional, menganalisa, bicara, berorientasi pada waktu, dan hal-hal rinci.

Senam otak dengan metode latihan Edu-K atau pelatihan dan kinesis (gerakan) akan menggunakan seluruh otak melalui pembaruan pola gerakan tertentu untuk membuka bagian-bagian otak yang sebelumnya tertutup atau terhambat.

Kemampuan belajar paling tinggi tercapai jika dua belah otak, dua mata, dan dua telinga aktif serta bisa bekerja sama dengan baik. Selain itu, gerak badan juga terkoordinasi dan seimbang. Pertemuan gerakan yang menyilang ini merupakan pusat dari senam otak.

Senam otak dilakukan melalui tiga dimensi, yakni lateralitas komunikasi, pemfokusan pemahaman, dan pemusatan pengaturan. Lateralitas komunikasi (dimensi kiri-kanan) bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan belajar. Gerakannya menyangkut mendengar, melihat, menulis, bergerak, dan sikap positif. Gerakan-gerakan itu menyerap kemampuan komunikasi yang lebih cepat.

Misalnya, bola digerakkan ke kiri ke kanan di depan bayi, atau bayi memegang mainan lalu digerakkan ke kiri ke kanan. Bisa juga mainan yang berbunyi digerakkan ke kiri ke kanan secara menyilang. Bertepuk-tepuk tangan juga melatih pendengaran bayi. Bayi memegang jari kita lalu digerakkan ke kiri ke kanan, atau membentuk angka delapan tidur. Apa pun gerakannya asal berdimensi ke kiri ke kanan.

Pemfokusan pemahaman (dimensi muka-belakang) bermanfaat membantu kesiapan dan konsentrasi untuk menerima hal-hal baru dan mengekspresikan apa yang sudah diketahui. Gerakan berupa latihan meregangkan otot menyangkut konsentrasi, pengertian, dan pemahaman. Misalnya dengan melipat lutut dan sikut bayi berulang kali atau mengangkat tangan ke atas lalu digerakkan ke muka ke belakang.

Pemusatan pengaturan (dimensi atas-bawah) membantu meningkatkan energi yang menyangkut berjalan, mengorganisasi, tes atau ujian. Hal ini bermanfaat untuk membantu seluruh potensi dan keterampilan yang dimiliki serta mengontrol emosi, seperti menggerakkan kepala ke atas ke bawah, mengangkat beban ringan atau benda lainnya, kemudian digerakkan ke atas ke bawah.

Senam otak (brain gym) adalah rangkaian latihan gerakan
sederhana yang dilakukan untuk memudahkan kegiatan belajar. Rangkaian
gerakan yang dilakukan bisa memperbaiki konsentrasi belajar si kecil,
meningkatkan rasa percaya diri, menguatkan motivasi belajar, serta
membuatnya lebih mampu mengendalikan stres. Itulah sebabnya, latian
ini cocok untuk si kecil, terutama untuk menunjang belajarnya di
sekolah.Cuma itu ? Tentu saja tidak. Senam otak juga sangat praktis,
karena bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja.
Porsi latihan yang tepat adalah

sekitar 10-15 menit, sebanyak 2-3
kali dalam sehari.Latihan-latihan senam otak ini adalah inti dari
Educational Kinesiology. Sebenarnya, education berasal dari kata
latin, yakni educare; yang berarti menarik keluar. Sementara itu,
kinesiology berasal dari bahasa Yunani, yakni kinesis, artinya
gerakan. Jadi kinesiology adalah ilmu tentang gerakan tubuh manusia.

Educational Kinesiology, untuk selanjutnya disingkat Edu-Kinestetik,
merupakan metode yang dikembangkan oleh Paul E. Dennison, seorang
pendidik di Amerika, Direktur Valley Remedial Group Learning Center.
Metode yang diciptakannya ini bertujuan untuk menolong para pelajar
agar memanfaatkan seluruh potensi belajar alamiah (yang terpendam)
melalui gerakan tubuh dan sentuhan. Apalagi, ditemukan bahwa beberapa
anak berusaha terlalu keras, sehingga mekanisme integrasi otaknya
justru dilemahkan. Akibatnya, anak malah mengalami hambatan dan
kesulitan dalam belajar. Padahal, sebenarnya integrasi otak
diperlukan agar kegiatan belajarnya utuh.

Senam ini sebaiknya dilakukan ketika si kecil berusia 6 tahun. Sebab,
pada usia ini biasanya ia sudah dapat memberi respons terhadap apa
yang diinginkan oleh orang lain. Kalau pun tidak mampu merespons, ia
tetap dapat melakukan senam secara pasif. Artinya, dalam posisi
berbaring, si kecil tetap dapat dituntun untuk melakukan berbagai
gerakan.

Menulusuri sistem kerja otak

Otak memegang peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup
manusia. Karena, organ yang beratnya 1400 gram dan memiliki volume
sekitar 230 cm3 ini merupakan pusat pengendali berbagai aktivitas
fisik maupun mental. Boleh dibilang, sistem kerja organ yang satu ini
memang begitu kompleks.

Otak itu sendiri merupakan kumpulan jaringan syaraf yang terlindungi
di dalam tengkorak. Jaringan syaraf yang tersusun dari bermilyar-
milyar neuron (sel syaraf) ini terbagi menjadi dua, yakni otak besar
(serebrum) yang terdiri dari belahan otak kanan dan kiri dan otak
kecil (serebelum).

Otak juga memiliki sistem komunikasi yang dapat bereaksi cepat dalam
mengorganisasikan dan merencanakan respons terhadap informasi atau
rangsangan yang masuk. Ketika informasi masuk, neuron (kesatuan
syaraf) akan "menelepon" neuron lainnya, "temannya". Mula-mula pesan
akan diterima oleh dendrit (serabut pada neuron). Lalu, impuls pesan
tersebut disalurkan melalui "kabel telepon", yakni sepanjang akson
(bagian dari neuron yang menyerupai batang). Selanjutnya, akson akan
meneruskan impuls ke sinaps, yakni serabut yang merupakan tempat
pertemuan antar-neuron yang hendak menyampaikan impuls pada neuron
lain. Dari sinaps, pesan berpindah ke dendrit yang terdapat pada
neuron lain. Proses penyampaian pesan seperti ini akan membentuk
respons, ingatan atau pikiran seseorang.

Masalahnya, seringkali informasi yang diterima otak tidak dapat
diekspresikan kembali secara utuh. Ketidakmampuan untuk mengungkapkan
apa yang telah dipelajari akan menimbulkan perasaan gagal dan stres,
sehingga semangat belajar si kecil pun berkurang. Bila ia kurang
belajar, tentu prestasinya akan kian merosot dan perasaan gagal akan
terus mendera. Karena itulah, otak si kecil perlu juga diajak
bersenam.

Senam otak bertujuan untuk mengaktifkan potensi belahan otak
(hemisfer) kanan dan kiri, sehingga pada akhirnya terjadi integrasi
atau kerja sama antar keduanya. Secara garis besar, hemisfer kiri
digunakan untuk berpikir logis dan rasional, menganalisa, bicara,
serta berorientasi pada waktu dan hal-hal yang terinci. Sementara
hemisfer kanan digunakan untuk hal-hal yang intuitif, merasakan,
bermusik, menari, kreatif, dan sebagainya. Selain itu hemisfer kiri
akan mengatur badan, mata dan telinga kanan, serta hemisfer kanan
akan mengontrol badan, mata dan telinga kiri. Nah, kedua hemisfer
ini "disambung" dengan corpus callosum, yakni simpul saraf kompleks
dimana terjadi transmisi informasi antar-belahan otak. Bila sirkuit-
sirkuit informasi dari kedua belahan otak cepat menyilang, maka
kemampuan belajar anak bisa "dibangkitkan". Untuk membaca dengan
lancar, menulis dengan benar, mendengarkan dan berpikir pada saat
yang sama, kita memang harus mampu "menyeberang garis tengah" yang
menghubungkan otak bagian kiri dan kanan. Itu sebabnya, anak yang
disleksia (kesulitan membaca), disgrafia (kesulitan menulis), tidak
percaya diri, cenderung menarik diri dari pergaulan, atau hiperaktif
(terlalu aktif), dapat juga "diaktifkan" melalui senam otak in


Rata Penuh

ADUHH..!! ANAKKU BISULAN.....!!!

Pernahkah anda mengalami anak-anak anda menderita penyakit seperti gambar berikut?


Impetigo on the nose 1 Impetigo on the nose 2 Impetigo on the nose 3
Impetigo on the earlobe Severe impetigo infection 1 Severe impetigo infection 2
Impetigo infection on the armpit Infant impetigo infection 1


Foto atau gambar yang anda lihat di atas adalah gambar/foto penyakit yang disebut
impetigo atau cacar monyet. Penyakit ini lebih dominan menyerang anak-anak.

Penyakit ini merupakan infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil berisi nanah (pustule). Paling sering menyerang anak-anak pada umur antara 2 sampai 6 tahun, terutama yang kebersihannya tidak terjaga.
Penyakit ini bisa terjadi setelah infeksi saluran pernafasan atas (misalnya flu atau infeksi virus lainnya),atau juga bisa terjadi setelah cedera saat berolah raga atau keadaan yang menyebabkan robekan di kulit (misalnya infeksi jamur dan lainnya.) Penyakit ini jarang di dapatkan pada orang dewasa.

Apa yang menyebabkan penyakit ini?

Penyakit ini terutama disebabkan oleh kuman bakteri yang disebut group staphylococcus aureus dan kadang-kadang oleh bakteri streptococcus pyogenes.

Bagaimana tanda-tanda penyakit ini?

Impetigo berasal dari gatal, kemudian melepuh, mengeluarkan isi lepuhannya lalu mongering dan akhirnya membentuk keropeng. Impetigo merupakan penyakit menular, yang ditularkan melalui cairan yang berasal dari lepuhannya. Besarnya lepuhan bervariasi, ukurannya mulai dari sebesar kacang hingga ukuran cincin yang besar.

Lepuhan ini berisi cairan kuningan disertai rasa gatal. Nah, bila lepuhan itu pecah, bisa menular dengan cepat kepada orang-orang yang terjadi kontak secara langsung dengan penderita ini.
Parahnya lagi, seperti ditulis showgroup.com, impetigo bisa terjadi hingga pembengkakan kelenjar getah bening disekitar darah yang terinfeksi.
Untuk pencegahannya, bisa dilakukan dengan memelihara kebersihan kesehatan badan. Goresan ringan atau luka lecet sebaiknya dicuci bersih dengan sabun dan air. Bila perlu olesi dengan zat anti bakteri.

Bagaimana mencegah Impetigo Menular

1. Selalu mencuci tangan setelah menangani les kulit.
2. Hindari kontak dengan cairan yang berasal dari lepuhan di kulit
3. Hindari pemakaian handuk bersama, pisau cukur, atau pakaian dengan penderita


Cara pengobatan

Gunakan antiseptic seperti gentian violet atau cream antibiotik(baktericidal ointment seperti asam fucidat, mupirocin, atau nesporin) pada tempat lesi. Dapat juga diberikan antibiotik oral yang sesuai( seperti erythromycin, coamoxiclaf dll)

Selasa, 09 Juni 2009

PUSING TUJUH KELILING ?! MENGAPA HARUS TERJADI?

Apakah pusing tujuh keliling itu?

Pusing tujuh keliling merupakan suatu keadaan yang cukup sering di alami oleh semua orang baik laki-laki maupun perempuan. usia muda terlebih lanjut usia.
Gangguan ini sering juga disebut vertigo dan merupakan sebuah gejala bukan penyakit. Saat keluhan ini menyerang, kamu akan merasakan seolah-olah sekelilingmu berputar - putar dan bergerak. Biasanya disertai perasaan mual, muntah dan kehilangan keseimbangan
Penyebab vertigo dapat bersumber dari gangguan dalam otak atau gangguan dari organ pendengaran atau vestibuler.

ear_cutaway

Apa yang menyebabkan gangguan vertigo?

Berikut adalah beberapa kasus atau penyakit yang dapat memicu munculnya gangguan vertigo;
  • Benign Paroksismal Positional Vertigo(BPPV; vertigo karena gangguan vestibuler, merupakan kasus yang paling banyak ditemui),merupan salah satu gangguan vestibuler perifer.
  • Adanya peradangan atau infeksi pada telingan bagian dalam(labirinthitis)
  • meniere's disease
  • acoustic neuroma sejenis tumor. Penyakit ini dapat menyebabkan rasa berdengung sampai kehilangan pendengaran(adanya fluktuasi tekanan cairan di dalam telinga?endolimfe sehingga dapat menyebabkan vertigo ,telinga berdengung dan kehilangan pendengaran.
  • Multiple sklerosis juga dapat menjadi salah satu pemicu munculnya vertigo
  • Trauma kepala atau head trauma dan cedera batang otak
  • Meningkatnya tekanan darah pada batang otak.Perdarahan pada otak kecil(cerebellar hemorrhage)
  • migrane, atau sakit kepala sebelah juga dapat memicu munculnya gangguan vertigo
  • Ototoksisitas ( keracunan pada telinga seperti timbal, mercuri dan timah)karena menyebabkan kerusakan pada saraf bagian dalam atau nerfus VIII dan menyebabkan vertigo sehingga dapat terjadi gangguan pendengaran yang bersifat temporer atau permanen. Penggunaan preparat obat-pbatan seperti aminoglikoside yaitu streptomicin dan gentamicin dll dan obat-obat antineoplastik juga memicu timbulnya gangguan vertigo.
Bagaimana gejala-gejalanya?
  • Gangguan keseimbangan seperti perasaan benda disekelilingmu berputar-putar atau oleng, sering disertai mual dan muntah bahkan gangguan pergerakan bola mata.
  • Waktunya bisa beberapa menit sampai berjam-jam , terus-menerus bahkan berepisodik
  • Sering terjadi gangguan pendengaran ataupun kehilangan pendengaran
  • Bahkan sering terjadi gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, gangguan berjalan dan kebingungan.

Bagaimana mengatasi gangguan vertigo?

Vertigo dapat diatasi dengan beberapa cara, bergantung pada penyebabnya. Jika vertigo terjadi akibat penggunaan obat, maka kurangi dosisnya atau hentikan obat yang diduga sebagai penyebab munculnya vertigo. Pemilihan metode untuk mengatasi vertigo dapat anda konsultasikan dengan dokter anda. Berikut beberapa metode dalam mengatasi vertigo yang mengganggu.

Terapi rehabilitasi vestibular (vestibular rehabilitation therapy/VRT) merupakan terapi fisik untuk menyebumhkan vertigo. Tujuan terapi ini adalah untuk mengurangi pusing, meningkatkan keseimbangan, dan mencegah seseorang jatuh dengan mengembalikan fungsi sistem vestibular.

Terapi Rehabilitasi Vestibular
Pada VRT, pasien melakukan latihan agar otak dapat menyesuaikan dan menggantikan penyebab vertigo. Keberhasilan terapi ini bergantung pada beberapa faktor pasien yang meliputi usia, fungsi kognitif (memori, kemampuan mengikuti pentunjuk), kemampuan kordinasi dan gerak, dan kesehatan pasien secara keseluruhan (termasuk sistem saraf pusat), serta kekuatan fisik. Dalam VRT, pasien yang datang ke dokter, akan menjalani beberapa latihan yang akan melatih keseimbangan dalam tingkat yang lebih tinggi, meliputi gerakan kepala, gerakan mata, dan berjalan.

Reposisi Kanalit
Menurut Akademi Neurologi Amerika (American Academy of Neurology) metode yang paling efektif untuk BPPV yang disebabkan oleh kristal kalsium di telinga bagian kanal posterior adalah menggunakan teknik reposisi kanalit (canalith repositioning) atau Epley maneuver. Pada prosedur ini, terapis (dokter) akan meminta pasien untuk menggerakkan kepala dan tubuh. Kemudian kristal kalsium akan keluar dari kanal posterior, dan masuk ke dalam kanal telinga bagian dalam yang akan diabsorpsi tubuh.

Menggunakan Obat
Infeksi telinga (misalnya otitis media, labirinitis) yang disebabkan bakteri dapat diterapi menggunakan antibotik (contohnya amoksisiillin, ceftriakson). Infeksi telinga kronik dapat menggunakan metode pembedahan miringotomi. BPPV yang tidak menunjukkan perbaikan dengan reposisi kanalit dapat diterapi dengan pemberian meklizin. Namun, meklizin dapat menyebabkan kantuk, mulut kering, dan penglihatan kabur. Jika meklizin tidak efektif, benzodiazepin seperti klonazepam dapat diresepkan, atau antihistamin seperti prometazin dapat diberikan pada seorang yang mengalami vertigo. Tentu saja harus di bawah pengawasan dokter dan tenaga kesehatan lain. Prometazin dapat menyebabkan kantuk, lelah, sulit tidur, dan tremor. Vertigo akibat penyakit Ménière dapat diatasi dengan diuretika serta mengurangi asupan garam. Kortikosteroid dapat diresepkan di awal penyakit untuk mengurangi peradangan dan menstabilkan pendengaran. Antibiotik dapat digunakan ke telinga tengah (dengan teknik perfusi intratimpanik) untuk mengobati vertigo yang disebabkan penyakit Ménière. Vertigo yang disebabkan karena migrain, terkadang dapat diatasi dengan obat. Gangguan pembuluh darah otak, tumor, maupun multiple sclerosis dapat diupayakan penyembuhannya dengan cara menggunakan obat, radiasi, maupun pembedahan.

Bila anda mengunjungi dokter dengan keluhan vertigo, ingatlah untuk menanyakan kira-kira apa penyebab vertigo anda, hal-hal apa yang dapat memicu munculnya vertigo maupun hal yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan vertigo. Selain itu, bila dokter meresepkan obat untuk anda, tanyakanlah mengenai kegunaan obat tersebut dan kemungkinan reaksi sampingnya.