Foto atau gambar yang anda lihat di atas adalah gambar/foto penyakit yang disebut
impetigo atau cacar monyet. Penyakit ini lebih dominan menyerang anak-anak.
Penyakit ini merupakan infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil berisi nanah (pustule). Paling sering menyerang anak-anak pada umur antara 2 sampai 6 tahun, terutama yang kebersihannya tidak terjaga.
Penyakit ini bisa terjadi setelah infeksi saluran pernafasan atas (misalnya flu atau infeksi virus lainnya),atau juga bisa terjadi setelah cedera saat berolah raga atau keadaan yang menyebabkan robekan di kulit (misalnya infeksi jamur dan lainnya.) Penyakit ini jarang di dapatkan pada orang dewasa.
Apa yang menyebabkan penyakit ini?
Penyakit ini terutama disebabkan oleh kuman bakteri yang disebut group staphylococcus aureus dan kadang-kadang oleh bakteri streptococcus pyogenes.
Bagaimana tanda-tanda penyakit ini?
Impetigo berasal dari gatal, kemudian melepuh, mengeluarkan isi lepuhannya lalu mongering dan akhirnya membentuk keropeng. Impetigo merupakan penyakit menular, yang ditularkan melalui cairan yang berasal dari lepuhannya. Besarnya lepuhan bervariasi, ukurannya mulai dari sebesar kacang hingga ukuran cincin yang besar.
Lepuhan ini berisi cairan kuningan disertai rasa gatal. Nah, bila lepuhan itu pecah, bisa menular dengan cepat kepada orang-orang yang terjadi kontak secara langsung dengan penderita ini.
Parahnya lagi, seperti ditulis showgroup.com, impetigo bisa terjadi hingga pembengkakan kelenjar getah bening disekitar darah yang terinfeksi.
Untuk pencegahannya, bisa dilakukan dengan memelihara kebersihan kesehatan badan. Goresan ringan atau luka lecet sebaiknya dicuci bersih dengan sabun dan air. Bila perlu olesi dengan zat anti bakteri.
Bagaimana mencegah Impetigo Menular
1. Selalu mencuci tangan setelah menangani les kulit.
2. Hindari kontak dengan cairan yang berasal dari lepuhan di kulit
3. Hindari pemakaian handuk bersama, pisau cukur, atau pakaian dengan penderita

impetigo atau cacar monyet. Penyakit ini lebih dominan menyerang anak-anak.
Penyakit ini merupakan infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil berisi nanah (pustule). Paling sering menyerang anak-anak pada umur antara 2 sampai 6 tahun, terutama yang kebersihannya tidak terjaga.
Penyakit ini bisa terjadi setelah infeksi saluran pernafasan atas (misalnya flu atau infeksi virus lainnya),atau juga bisa terjadi setelah cedera saat berolah raga atau keadaan yang menyebabkan robekan di kulit (misalnya infeksi jamur dan lainnya.) Penyakit ini jarang di dapatkan pada orang dewasa.
Apa yang menyebabkan penyakit ini?
Penyakit ini terutama disebabkan oleh kuman bakteri yang disebut group staphylococcus aureus dan kadang-kadang oleh bakteri streptococcus pyogenes.
Bagaimana tanda-tanda penyakit ini?
Impetigo berasal dari gatal, kemudian melepuh, mengeluarkan isi lepuhannya lalu mongering dan akhirnya membentuk keropeng. Impetigo merupakan penyakit menular, yang ditularkan melalui cairan yang berasal dari lepuhannya. Besarnya lepuhan bervariasi, ukurannya mulai dari sebesar kacang hingga ukuran cincin yang besar.
Lepuhan ini berisi cairan kuningan disertai rasa gatal. Nah, bila lepuhan itu pecah, bisa menular dengan cepat kepada orang-orang yang terjadi kontak secara langsung dengan penderita ini.
Parahnya lagi, seperti ditulis showgroup.com, impetigo bisa terjadi hingga pembengkakan kelenjar getah bening disekitar darah yang terinfeksi.
Untuk pencegahannya, bisa dilakukan dengan memelihara kebersihan kesehatan badan. Goresan ringan atau luka lecet sebaiknya dicuci bersih dengan sabun dan air. Bila perlu olesi dengan zat anti bakteri.
Bagaimana mencegah Impetigo Menular
1. Selalu mencuci tangan setelah menangani les kulit.
2. Hindari kontak dengan cairan yang berasal dari lepuhan di kulit
3. Hindari pemakaian handuk bersama, pisau cukur, atau pakaian dengan penderita
Cara pengobatan
Gunakan antiseptic seperti gentian violet atau cream antibiotik(baktericidal ointment seperti asam fucidat, mupirocin, atau nesporin) pada tempat lesi. Dapat juga diberikan antibiotik oral yang sesuai( seperti erythromycin, coamoxiclaf dll)
Gunakan antiseptic seperti gentian violet atau cream antibiotik(baktericidal ointment seperti asam fucidat, mupirocin, atau nesporin) pada tempat lesi. Dapat juga diberikan antibiotik oral yang sesuai( seperti erythromycin, coamoxiclaf dll)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar