Pusing tujuh keliling merupakan suatu keadaan yang cukup sering di alami oleh semua orang baik laki-laki maupun perempuan. usia muda terlebih lanjut usia.
Gangguan ini sering juga disebut vertigo dan merupakan sebuah gejala bukan penyakit. Saat keluhan ini menyerang, kamu akan merasakan seolah-olah sekelilingmu berputar - putar dan bergerak. Biasanya disertai perasaan mual, muntah dan kehilangan keseimbangan
Penyebab vertigo dapat bersumber dari gangguan dalam otak atau gangguan dari organ pendengaran atau vestibuler.


Berikut adalah beberapa kasus atau penyakit yang dapat memicu munculnya gangguan vertigo;
- Benign Paroksismal Positional Vertigo(BPPV; vertigo karena gangguan vestibuler, merupakan kasus yang paling banyak ditemui),merupan salah satu gangguan vestibuler perifer.
- Adanya peradangan atau infeksi pada telingan bagian dalam(labirinthitis)
- meniere's disease
- acoustic neuroma sejenis tumor. Penyakit ini dapat menyebabkan rasa berdengung sampai kehilangan pendengaran(adanya fluktuasi tekanan cairan di dalam telinga?endolimfe sehingga dapat menyebabkan vertigo ,telinga berdengung dan kehilangan pendengaran.
- Multiple sklerosis juga dapat menjadi salah satu pemicu munculnya vertigo
- Trauma kepala atau head trauma dan cedera batang otak
- Meningkatnya tekanan darah pada batang otak.Perdarahan pada otak kecil(cerebellar hemorrhage)
- migrane, atau sakit kepala sebelah juga dapat memicu munculnya gangguan vertigo
- Ototoksisitas ( keracunan pada telinga seperti timbal, mercuri dan timah)karena menyebabkan kerusakan pada saraf bagian dalam atau nerfus VIII dan menyebabkan vertigo sehingga dapat terjadi gangguan pendengaran yang bersifat temporer atau permanen. Penggunaan preparat obat-pbatan seperti aminoglikoside yaitu streptomicin dan gentamicin dll dan obat-obat antineoplastik juga memicu timbulnya gangguan vertigo.
- Gangguan keseimbangan seperti perasaan benda disekelilingmu berputar-putar atau oleng, sering disertai mual dan muntah bahkan gangguan pergerakan bola mata.
- Waktunya bisa beberapa menit sampai berjam-jam , terus-menerus bahkan berepisodik
- Sering terjadi gangguan pendengaran ataupun kehilangan pendengaran
- Bahkan sering terjadi gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, gangguan berjalan dan kebingungan.
Bagaimana mengatasi gangguan vertigo?
Vertigo dapat diatasi dengan beberapa cara, bergantung pada penyebabnya. Jika vertigo terjadi akibat penggunaan obat, maka kurangi dosisnya atau hentikan obat yang diduga sebagai penyebab munculnya vertigo. Pemilihan metode untuk mengatasi vertigo dapat anda konsultasikan dengan dokter anda. Berikut beberapa metode dalam mengatasi vertigo yang mengganggu.
Terapi rehabilitasi vestibular (vestibular rehabilitation therapy/VRT) merupakan terapi fisik untuk menyebumhkan vertigo. Tujuan terapi ini adalah untuk mengurangi pusing, meningkatkan keseimbangan, dan mencegah seseorang jatuh dengan mengembalikan fungsi sistem vestibular.
Terapi Rehabilitasi Vestibular
Pada VRT, pasien melakukan latihan agar otak dapat menyesuaikan dan menggantikan penyebab vertigo. Keberhasilan terapi ini bergantung pada beberapa faktor pasien yang meliputi usia, fungsi kognitif (memori, kemampuan mengikuti pentunjuk), kemampuan kordinasi dan gerak, dan kesehatan pasien secara keseluruhan (termasuk sistem saraf pusat), serta kekuatan fisik. Dalam VRT, pasien yang datang ke dokter, akan menjalani beberapa latihan yang akan melatih keseimbangan dalam tingkat yang lebih tinggi, meliputi gerakan kepala, gerakan mata, dan berjalan.
Reposisi Kanalit
Menurut Akademi Neurologi Amerika (American Academy of Neurology) metode yang paling efektif untuk BPPV yang disebabkan oleh kristal kalsium di telinga bagian kanal posterior adalah menggunakan teknik reposisi kanalit (canalith repositioning) atau Epley maneuver. Pada prosedur ini, terapis (dokter) akan meminta pasien untuk menggerakkan kepala dan tubuh. Kemudian kristal kalsium akan keluar dari kanal posterior, dan masuk ke dalam kanal telinga bagian dalam yang akan diabsorpsi tubuh.
Menggunakan Obat
Infeksi telinga (misalnya otitis media, labirinitis) yang disebabkan bakteri dapat diterapi menggunakan antibotik (contohnya amoksisiillin, ceftriakson). Infeksi telinga kronik dapat menggunakan metode pembedahan miringotomi. BPPV yang tidak menunjukkan perbaikan dengan reposisi kanalit dapat diterapi dengan pemberian meklizin. Namun, meklizin dapat menyebabkan kantuk, mulut kering, dan penglihatan kabur. Jika meklizin tidak efektif, benzodiazepin seperti klonazepam dapat diresepkan, atau antihistamin seperti prometazin dapat diberikan pada seorang yang mengalami vertigo. Tentu saja harus di bawah pengawasan dokter dan tenaga kesehatan lain. Prometazin dapat menyebabkan kantuk, lelah, sulit tidur, dan tremor. Vertigo akibat penyakit Ménière dapat diatasi dengan diuretika serta mengurangi asupan garam. Kortikosteroid dapat diresepkan di awal penyakit untuk mengurangi peradangan dan menstabilkan pendengaran. Antibiotik dapat digunakan ke telinga tengah (dengan teknik perfusi intratimpanik) untuk mengobati vertigo yang disebabkan penyakit Ménière. Vertigo yang disebabkan karena migrain, terkadang dapat diatasi dengan obat. Gangguan pembuluh darah otak, tumor, maupun multiple sclerosis dapat diupayakan penyembuhannya dengan cara menggunakan obat, radiasi, maupun pembedahan.
Bila anda mengunjungi dokter dengan keluhan vertigo, ingatlah untuk menanyakan kira-kira apa penyebab vertigo anda, hal-hal apa yang dapat memicu munculnya vertigo maupun hal yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan vertigo. Selain itu, bila dokter meresepkan obat untuk anda, tanyakanlah mengenai kegunaan obat tersebut dan kemungkinan reaksi sampingnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar